Senyummu Menggigit

Standar

by. Moez Prayerma

hai gadis,

ah manis banget senyummu

tawamu juga asyik

aku pengen bercanda denganmu, tapi …….

 

hai gadis,

wah kamu pakek kaca mata ya

makin anggun saja aku perhatikan kamu

pernahkah aku petikkan pikiran ini

ah manis beeeuuuuuuuuuud

 

gadis,

aku-kamu, ah kikuk nih

dari mana kamu?

aku pengen kenal kamu juga

 

wahai gadis,

hari yang indah saat memandangimu itu

sedikit membuatku terbungkam

sedikit memutar otakku

lalu mencerna apa yang terjadi

 

wahai gadis,

rindu dengan tatapan ikhlas darimu

tatapan tanpa rasa yang tak terasa

sungguh gadis yang elok nan indah

 

wahai gadis,

inilah aku, kamu tak tahu aku

biarkan saja malaikat yang mencatat

lalu melaporkannya pada Tuhan

biar catatan yang lalu diganti dengan namamu

 

wahai gadis,

sedikit terlumat hati ini

saat aku melihat kamu

aku mencoba berlabuh

namun belum ada mercusuar yang menangkap sinyal itu

 

wahai gadis,

bilamana aku berkesempatan

ijinkan aku juga berlabuh

hampir habis bahan bakar semangat ini

biar aku mengisinya

untuk perjalanan panjang yang abadi

 

wahai gadis,

bilapun engkau ikut

itulah yang aku inginkan

temaniku dalam sisa perjalananku yang panjang itu

rangkul aku dalam dekapan hangat dikala dingin

 

wahai gadis,

gigit aku dengan senyummu.

About illosum

seorang anak perantau kelahiran kalimantan barat, yang berusaha mencari ilmu dengan tujuan agar dapat membagun tanah kelahirannya lebih sejahterah dan diperhitungkan oleh negara sendiri maupun negara yang ada di dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s